Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 2 Kota Makassar ditutup dengan pemilihan koordinator, Sabtu (18/12/2021).

Berlangsung di Claro Hotel Makassar, pemilihan tak kalah seru dengan kontestasi pada umumnya. Penentuan koordinator dilakukan melalui pemungutan suara.

Ada tiga calon yang bersaing, yakni Nuzul Haq, Hasriani, dan Yusran. Hasilnya, Nuzul Haq SPd MEd yang sehari-hari bertugas sebagai guru SMP IT Wahdah Islamiyah unggul telak.

Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) itu meraih 84 suara. Jauh meninggalkan dua pesaingnya, Yusran 31 suara dan Hasriani 14 suara.

Jumlah pemilik suara 129 orang. Mereka adalah calon guru penggerak serta pengajar praktik Program Pendidikan Guru Penggerak.

“Hakikat dari kepemimpinan adalah amanah untuk melayani dengan sepenuh hati yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban,” kata Nuzul Haq sesaat setelah terpilih.

Tugas koordinator guru penggerak yakni sebagai jembatan komunikasi pusat kepada para guru penggerak di Kota Makassar.

Dirjen GTK Kemendikbudristek yang diwakili Devi Permana Sari, SPsi selaku penanggung jawab LMS Program Guru Penggerak menghadiri acara tersebut.

Devi yang berasal dari PPPPTK PENJAS-BK menyampaikan pesan dari dirjen GTK agar guru penggerak jangan eksklusif.

Sebaliknya, perlu tetap berkolaborasi dengan komunitas-komunitas guru yang sudah ada sebelumnya seperti KKG, MGMP, dan lainnya.

“Ciptakan inovasi pembelajaran yang berdampak pada murid. Jangan pernah malu dan takut untuk terus belajar dan jangan pernah malu untuk dikritik dan ditegur,” lanjut Devi.

Acara itu ditutup Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Kota Makassar, Dr Pantja Nurwahidin, MPd yang mewakili kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Sumber: https://rakyatku.com/read/207682/guru-smp-it-wahdah-islamiyah-terpilih-jadi-koordinator-guru-penggerak-makassar?clear=1

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.